BERITA

ANRI Kunjungi Program Studi Magister Sistem Informasi Unikom

Selasa, 09 Juli 2019 Media UNIKOM

BANDUNG, UNIKOM- Dekan Fakultas Pascasarjana Unikom, Dr. Rahma Wahdiniwaty, M.Si, bersama Ketua Program Studi Magister Sistem Informasi, Dr. Yeffry Handoko Putra, S.T., M.T., dan perwakilan Dosen Program Studi Magister Sistem Informasi, Geraldi Catur Pamuji, S.Kom.,M.Kom, menyambut kunjungan perwakilan dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) di Ruang Seminar Pascasarjana Lantai 12 Smart Building Unikom. Kunjungan tersebut dalam rangka benchmarking yang dilakukan ANRI terkait manajemen perubahan sistem kearsipan analog ke digital.

Kunjungan yang berlangsung pada Rabu (3/7/2019) sejak pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB, mengkaji tentang risk management pengelolaan dokumen berbasis elektronik atau digital dari yang semula analog atau manual. Menurut Dra. Prihatni Wuryatmini, M.Hum, perwakilan dari ANRI, Program Studi Magister Sistem Informasi Unikom merupakan satu-satunya Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang terpilih untuk dikunjungi dalam rangka benchmarking ini.

Agenda kunjungan kali ini guna menindaklankjuti Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik. Prihatni mengatakan, “…kami diminta melakukan percepatan pengelolaan dokumen berbasis elektronik, sehingga diperlukan data dari berbagai sisi supaya kajian kami komprehensif, selanjutnya yang kami ketahui pengelolaan manajemen sistem informasi di Unikom sudah bagus sehingga kami ingin mempelajari lebih dalam bagaimana mengelola risk management di PTS khususnya di Unikom ini,” jelasnya.

Selain ke Unikom, Prihatni bersama tim dari ANRI diantaranya Martino, S.Sos., Endah Rahayu Wijayanyi, S.AP, dan Novita Hadriani, S.IP, telah melakukan beberapa kunjungan ke sejumlah lembaga, mulai dari tingkat pemerintahan hingga Perguruan Tinggi Negeri  (PTN) seperti Institut Teknologi Bandung (ITB) dan rencananya akan ke Universitas Padjadjaran dan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Menyambut kunjungan ini, Rahma memberikan apresiasi positif karena Unikom khususnya Program Studi Magister Sistem Informasi dapat terpilih menjadi satu-satunya PTS yang dikunjungi ANRI untuk dijadikan referensi. Rahma pun menginformasikan, bahwa Unikom telah memiliki banyak sistem yang diterapkan oleh seluruh civitas akademikanya, mulai dari jajaran pimpinan, dosen, karyawan, hingga mahasiswa. “…sistem yang ada di Unikom secara langsung dibangun oleh bidang kerja khusus yang saat ini dinamai Direktorat Pengembangan Teknologi dan Sistem Informasi tanpa melibatkan pihak ketiga, sehingga proses dari awal sampai sistem itu bisa digunakan merupakan produk kami di internal Unikom,” tutur Rahma.

Selanjutnya merujuk pada inti kegiatan, Yeffry Handoko pun mempresentasikan “Manajemen Perubahan Sistem Kearsipan Analog ke Digital dengan Kajian Penilaian Resiko ISO/TR 18128”. Bahasannya mengenai hal-hal yang harus diperhatikan dalam perubahan sistem hingga aspek resiko yang dinilai. Usai dilakukan pemaparan, dilanjutkan pada sesi diskusi dan tanya jawab.

Sebelum menutup kegiatan kunjungan, Prihatni mengucapkan terima kasih atas sambutan baik yang diberikan Unikom. “…hasil kunjungan ini akan menjadi bahan pembuatan kajian yang segera akan kami selesaikan, terima kasih untuk masukannya yang telah menambah banyak wawasan dan perspektif baru,” tambah Prihatni.

Dekan Fakultas Pascarasarjana Unikom pun mengharapkan agar hubungan baik yang terjalin antara Program Studi Magister Sistem Informasi Unikom dengan ANRI tidak terhenti sampai disini, karena Unikom khususnya Fakultas Pascasarjana sangat terbuka untuk dibangunnya berbagai program yang dapat dikerjasamakan. Mengakhiri kunjungan tersebut, dilakukan pertukaran cinderamata antara ANRI dan Unikom, begitupun sebaliknya. Selanjutnya guna mengabadikan kegiatan, agenda berakhir melalui sesi foto bersama. (Direktorat Hms & Pro)

Info Rekrutmen PT Unikom Kreasi Media ( Editor Video, Kameramen, dan Digital Marketing)
Sabtu, 19 Oktober 2019
Unikom Gelar Pengarahan Penerimaan Beasiswa Tahun 2019
Sabtu, 19 Oktober 2019
Education Trip Program Studi Ilmu Komunikasi ke Bangkok, Thailand
Jumat, 18 Oktober 2019