BERITA

PASMA Unikom: Tingkatkan Kemampuan Menulis Melalui Coaching

Rabu, 20 Maret 2019 Media UNIKOM

BANDUNG, UNIKOM- Pusat Penelitian dan Pengembangan Mahasiswa Pascasarjana (PASMA) Unikom menggelar “International Conference Coaching” di Ruang L.018 Smart Building Unikom, Sabtu (16/3/2019). Kegiatan tersebut diikuti 85 peserta dari mahasiswa Pascasarjana Unikom dan mahasiswa Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung untuk mendengarkan materi coaching yang disampaikan Tim International Conference Unikom, diantaranya: 1) Direktur Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Dr. Lia Warlina ST., M.Si., 2) Direktur Jurnal dan Publikasi Ilmiah Dr. Poni Sukaesih S.IP., M.Si., dan 3) Sekretaris Yayasan sekaligus Sekretaris International Conference Senny Luckyardi SP.

Materi yang disampaikan dalam pertemuan tersebut merupakan penjelasan mendasar terkait dengan manfaat keikutsertaaan dalam sebuah conference hingga berbagai bentuk partisipasi dan publisher yang terlibat dalam conference. “Ketika mengikuti sebuah conference, maka ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan secara matang salah satunya kemampuan public speaking dimana nantinya kalian sebagai presenter akan mempresentasikan sekaligus mempromosikan hasil penelitian sehingga layak untuk dipublikasikan oleh publisher terindeks,” tutur Lia.

Mengenai conference, Unikom pun rutin setiap tahunnya mengadakan International Conference di bidang teknik yaitu INCITEST dan non teknik yaitu ICOBEST. “Kalian harus manfaatkan kedua event bergengsi Unikom ini, untuk bidang teknik dapat mengikuti INCITEST dan bidang non teknik dapat mengiktui ICOBEST, karena tidak semua perguruan tinggi berkesempatan mengadakan kegiatan seperti ini maka berbanggalah ketika Unikom mampu memfasilitasinya sebagai penyelenggara,” jelas Poni.

Penyelenggaraan coaching yang menjadi program kali pertama PASMA Unikom mendapat apresiasi positif dari Wakil Rektor Bidang Inovasi, Aset dan Pengembangan Unikom Dr. Ir. Herman S. Soegoto MBA, Dekan Pascasarjana Unikom Dr. Rahma Wahdiniwaty, M.Si, dan Ketua Program Studi di lingkungan Pascasarjana Unikom yang hadir dalam kesempatan tersebut. “Harapan kami kegiatan ini dapat berlangsung tidak hanya sebatas coaching clinic, sesuai akronim PASMA, kami berharap selain penelitian nantinya akan ada kegiatan pengembangan baik dalam hal akademik maupun non akademik bagi mahasiswa Pascasarjana sendiri atau bahkan masyarakat luas,” tutur Herman.

Harapan positif serupa disampaikan oleh Dekan Pascasarjana Unikom bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan dari mahasiswa, oleh mahasiswa dan untuk mahasiswa. “Melalui kegiatan seperti ini merupakan momen baik bagi kami di lingkungan Pascasarjana Unikom, semoga program sejenis dapat rutin dilaksanakan sehingga terbentuk atmosfir antara mahasiswa dengan dosen baik dalam dunia akademik maupun non akademik,” ucapnya.

Mengenai PASMA Unikom adalah organisasi baru yang didirikan pada 24 Januari 2019 sebagai wadah mahasiswa Pascasarjana Unikom dari seluruh program studi untuk meningkatkan mutu diri. Seperti disampaikan oleh Andri Hardiansyah S.Kom selaku Ketua Pelaksana pada kegiatan ini, coaching yang digelar bertujuan untuk mengembangkan kemampuan menulis bagi mahasiswa Pascasarjana agar lebih baik dalam menghasilkan karya tulis yang berkualitas dan nantinya bermanfaat untuk penulisan jurnal maupun tesis.

Sementara itu, Geraldi Catur Pamuji, M.Kom selaku Koordinator Kemahasiswaan Pascasarjana Unikom menambahkan, “…dasar dari kegiatan ini yaitu memperluas referensi mahasiswa agar terlibat aktif dalam kegiatan conference khususnya yang diadakan Unikom dimana nantinya mereka akan terlatih keterampilan menulis,” tambahnya. Menutup kegiatan tersebut, diakhiri dengan sesi tanya jawab dan penyerahan plakat dari PASMA Unikom kepada para narasumber sebagai bentuk penghargaan dan kenang-kenangan. (Direktorat Hms & Pro)

Info Rekrutmen PT Unikom Kreasi Media ( Editor Video, Kameramen, dan Digital Marketing)
Sabtu, 19 Oktober 2019
Unikom Gelar Pengarahan Penerimaan Beasiswa Tahun 2019
Sabtu, 19 Oktober 2019
Education Trip Program Studi Ilmu Komunikasi ke Bangkok, Thailand
Jumat, 18 Oktober 2019